Cibinong- Bogor, InteraksiNews.com - Pembangunan Taman Siliwangi yang kini menjadi salah satu ruang terbuka hijau baru di wilayah Pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor mendapat sorotan dari sejumlah warga. Pasalnya, lokasi pembangunan taman tersebut berdiri di area yang sebelumnya merupakan Taman Perpustakaan, fasilitas yang baru selesai dibangun sekitar satu tahun lalu menggunakan anggaran pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa Taman Siliwangi adalah bagian dari rencana besar penataan kawasan pusat pemerintahan. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa taman tersebut merupakan proyek jangka panjang yang telah masuk dalam konsep pengembangan wilayah.
Namun demikian, penggunaan lahan yang sebelumnya dipakai untuk Taman Perpustakaan menimbulkan pertanyaan publik terkait efektivitas perencanaan anggaran dan keberlanjutan fasilitas publik yang telah berdiri.
Seorang warga yang akrab disapa Doel, menilai bahwa pengembangan kota seharusnya mempertimbangkan skala prioritas dan manfaat sosial secara menyeluruh.
“Pembangunan itu perlu konsep penataan yang matang. Kalau fasilitas Taman Perpustakaan—yang dibangun menggunakan uang rakyat dari pajak—digantikan oleh Taman Siliwangi, maka harus ada penjelasan yang adil dan transparan,” ujarnya.
Doel menambahkan bahwa keberadaan Taman Perpustakaan lebih memiliki nilai strategis dalam upaya peningkatan literasi dan pendidikan masyarakat, terutama generasi muda.
“Kita bicara bukan hanya soal ruang terbuka hijau, tapi juga ruang untuk berpikir cerdas. Taman Perpustakaan itu penting untuk mencetak generasi Z yang unggul. Jangan sampai fasilitas edukasi kalah oleh proyek penataan visual,” tambahnya.
Doel berharap pemerintah lebih bijak dalam mengambil keputusan pembangunan, terutama ketika menggunakan anggaran publik.
Polemik ini menjadi perhatian masyarakat dan masih menunggu penjelasan lebih lengkap dari pihak berwenang mengenai alasan dan arah kebijakan penataan kawasan.
(Jhon M & Tim)



Komentar
Posting Komentar