CIBINONG - Interaksinews.com || Kabar baik datang dari sektor perikanan Kabupaten Bogor. Produk olahan cephalopoda beku berupa cumi dan sotong asal Kecamatan Caringin kini resmi menembus pasar Jepang.
Seluruh hasil produksi perusahaan PT Darma Mulia Makmur di Caringin diekspor langsung untuk memenuhi kebutuhan industri kuliner Jepang, termasuk sebagai bahan baku sashimi.
"Ini bukti bahwa produk perikanan Bogor punya daya saing. Tidak hanya untuk pasar domestik, tapi juga bisa go internasional," ujar perwakilan Pemkab Bogor, Jumat (4/9/2026).
_Produk Olahan Perikanan Bogor Buktikan Daya Saing di Pasar Ekspor_
Dorong Mutu Lewat Pelatihan
Untuk menjaga kualitas ekspor, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) menggelar pelatihan ketat.
Pada Senin (1/9) lalu, pelaku usaha di PT Darma Mulia Makmur yang berdiri sejak 2022 itu diberikan materi GMP, SSOP, dan HACCP. Tiga standar wajib untuk keamanan pangan dan ekspor.
Pelatihan langsung diberikan Petugas Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Diskanak Kabupaten Bogor. Materinya mencakup praktik produksi yang baik, standar sanitasi, hingga pengendalian potensi bahaya.
Buka Peluang Ekonomi Baru
Diskanak menyebut permintaan pasar Jepang jadi peluang besar. Tapi ada syaratnya: konsistensi kualitas, higiene, dan keamanan pangan harus dijaga.
"Penerapan GMP, SSOP dan HACCP jadi kunci. Ini bukan cuma soal mutu, tapi juga daya saing produk Bogor di pasar internasional," jelasnya.
Keberhasilan ini diharapkan bisa membuka peluang ekonomi baru dan penyerapan tenaga kerja lebih luas di Kabupaten Bogor.
[Jhon M & Tim]
Komentar
Posting Komentar