Cibinong-Bogor - nteraksinews.com || Bupati Bogor Rudy Susmanto mengakselerasi pembenahan sektor pendidikan dengan menargetkan penuntasan kekosongan jabatan kepala sekolah serta penguatan kualitas sumber daya manusia guru sebagai prioritas utama tahun ini.
Langkah tersebut menjadi bagian dari program strategis Pemkab Bogor dalam membangun sistem pendidikan yang lebih tertata, profesional, dan berkelanjutan.
*Percepatan Sertifikasi Guru untuk Isi Jabatan Kepsek*
- Rudy mengakui, dalam beberapa tahun terakhir terjadi kekurangan guru ASN dan kekosongan jabatan kepala sekolah di sejumlah satuan pendidikan. Untuk menjawab persoalan itu, pemerintah daerah melakukan percepatan sertifikasi bagi guru-guru yang telah memenuhi kualifikasi.
Percepatan ini menjadi kunci agar para guru yang potensial dapat segera memenuhi syarat administratif dan profesional untuk diangkat sebagai kepala sekolah definitif.
“Tahun ini sertifikasi kita tuntaskan. Bukan hanya guru yang akan diangkat, tetapi juga guru-guru potensial kita siapkan agar stok kepemimpinan sekolah ke depan lebih kuat,” tegas Rudy.
Ia memastikan, seluruh kekosongan kepala sekolah di Kabupaten Bogor ditargetkan rampung pada tahun ini.
*Seleksi Terbuka dan Libatkan Banyak Unsur*
- Dalam proses pengisian jabatan kepala sekolah, Pemkab Bogor tidak hanya mengandalkan Dinas Pendidikan. Rudy meminta rekomendasi dari unsur eksekutif, legislatif, serta kelompok-kelompok dunia pendidikan untuk memastikan SDM yang dipilih benar-benar memiliki kapasitas dan integritas.
Pendekatan ini dilakukan agar proses pengangkatan lebih objektif serta mampu menghasilkan pemimpin sekolah yang kompeten.
*Tegas Tolak Praktik Transaksional*
- Bupati Bogor juga menegaskan komitmennya terhadap integritas dalam penempatan jabatan. Ia membuka ruang pelaporan langsung apabila ditemukan indikasi praktik transaksional.
“Kalau ada yang dimintai sesuatu atau diminta uang dalam proses jabatan, segera laporkan. Proses hukum akan berjalan,” tegasnya.
*Blueprint Pendidikan 15 Tahun*
- Selain fokus pada pengisian kepala sekolah, Rudy Susmanto tengah menyiapkan blueprint pendidikan Kabupaten Bogor untuk 5 hingga 15 tahun ke depan bersama Dinas Pendidikan dan Bappeda Litbang.
Blueprint ini dirancang sebagai fondasi sistem pendidikan jangka panjang agar pembangunan tidak bersifat sporadis, melainkan terarah dan berkelanjutan.
*Optimalisasi Dana BOS untuk Perbaikan Sekolah*
- Sebagai bagian dari reformasi sistem, Pemkab Bogor juga mengoptimalkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sebanyak 20 persen dari total dana BOS dapat dimanfaatkan untuk revitalisasi dan pemeliharaan ringan ruang kelas.
Dengan total BOS sekitar Rp900 miliar, maka sekitar Rp180 miliar dapat digunakan untuk perbaikan plafon, lantai, dan ruang kelas yang rusak ringan.
Kebijakan ini diharapkan mempercepat penanganan infrastruktur sekolah tanpa harus menunggu alokasi anggaran khusus dari dinas.
Melalui percepatan sertifikasi guru, penuntasan kekosongan kepala sekolah, serta penyusunan blueprint pendidikan jangka panjang, Bupati Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembenahan pendidikan di Kabupaten Bogor menjadi agenda prioritas pemerintahan saat ini.
(Jhon M & Tim)
Komentar
Posting Komentar