KAB. BANDUNG - interaksinews.com - Pembangunan jalan penghubung Ciluncat–Tenjoloya kembali menuai sorotan dari masyarakat. Proyek pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 80 meter yang berlokasi di RT 02 dan RT 03 RW 05, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, dikerjakan tanpa dilengkapi papan informasi proyek.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, hingga saat ini tidak ditemukan papan proyek yang memuat keterangan sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana kegiatan, maupun waktu pelaksanaan. Padahal, informasi tersebut merupakan bagian penting dalam menjamin keterbukaan informasi publik.
Sejumlah warga mengungkapkan bahwa kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurut mereka, hampir setiap pembangunan di sepanjang ruas Ciluncat–Tenjoloya selalu berlangsung tanpa papan informasi.
“Setiap ada pembangunan di jalan ini, tidak pernah ada papan proyek. Jadi warga tidak tahu anggarannya dari mana dan siapa yang mengerjakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain minimnya informasi, warga juga menyoroti waktu pengerjaan proyek yang kerap dilakukan pada malam hari. Pada tahap terbaru, pengecoran jalan dilaksanakan pada Kamis malam, 5 Februari 2026. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pengawasan di lapangan.
Tak hanya itu, pola pembangunan yang dilakukan secara bertahap juga menjadi perhatian. Pekerjaan dilakukan per segmen, sekitar 80 hingga 100 meter, dan tidak dikerjakan secara menyeluruh. Hal ini menimbulkan tanda tanya mengenai perencanaan, kesinambungan proyek, serta penggunaan anggaran.
Masyarakat khawatir, kondisi tersebut dapat berdampak pada kualitas pembangunan dan pengelolaan dana publik. Mereka berharap instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka serta memastikan proyek berjalan sesuai aturan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait atas pembangunan jalan tersebut.(red)
Komentar
Posting Komentar