Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi sekaligus pembinaan atlet tenis meja di Kabupaten Sukabumi.
Sukabumi - InteraksiNews.com - Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat silaturahmi sekaligus pembinaan atlet tenis meja di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang diikuti ratusan atlet dari Kabupaten dan Kota Sukabumi ini digelar di Kampung Cibolang Kidul RT 33 RW 08, Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/2/2026).
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menegaskan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan olahraga prestasi yang berkelanjutan. Menurutnya, kompetisi seperti Bupati Cup menjadi ruang penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana pembinaan karakter atlet. Di sini mereka belajar disiplin, sportivitas, dan mental bertanding yang sehat,” ujar Yudi Mulyadi.
Ia menyampaikan, Disbudpora Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen mendorong terselenggaranya berbagai event olahraga sebagai bagian dari upaya mencetak atlet berprestasi sejak usia dini. Melalui turnamen rutin dan berjenjang, diharapkan potensi atlet lokal dapat terus terasah dan siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026 diikuti sekitar 500 atlet dari 34 persatuan tenis meja se-Kabupaten dan Kota Sukabumi. Para peserta terbagi dalam tiga divisi, yakni Divisi D sebanyak 350 atlet, Divisi C sebanyak 150 atlet, dan Divisi A sekitar 20 atlet. Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Februari 2026.
Ketua Panitia Penyelenggara, Mahdi Abdul Hadi, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar atlet dan klub, sekaligus mendorong tumbuhnya semangat kompetisi yang sehat.
Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Bupati Cup 2026.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan servis pertama sebagai simbol dimulainya pertandingan, sekaligus penegasan dukungan pemerintah daerah terhadap kemajuan olahraga di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.
(Dok.kabiro sukabumi;
Iis rusmiati)
Komentar
Posting Komentar