KAB. BANDUNG - interaksinews.com - Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Warnasari 2, Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, membantah pemberitaan yang menyebut dapur mereka bermasalah.
Hamid selaku Kepala SPPG Warnasari 2 yang berlokasi di RW 01 RT 03 Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan mengatakan bahwa pemberitaan tersebut telah menggiring opini publik tanpa proses konfirmasi maupun liputan langsung ke lokasi. (21 Mei 2026).
Menurut Hamid, foto instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dimuat dalam pemberitaan bukan berasal dari dapur SPPG Warnasari 2.
“Seolah-olah dapur kami bermasalah. Padahal IPAL yang difoto itu bukan milik dapur kami. IPAL kami sangat sesuai dengan standar, bahkan saat sidak dapur kami disebut yang paling bagus,” ujar Hamid kepada wartawan.
Ia menyayangkan munculnya berita tanpa adanya konfirmasi kepada pihak pengelola SPPG Warnasari 2. Menurutnya, media seharusnya menjalankan tugas jurnalistik sesuai kode etik dengan mengedepankan asas keberimbangan informasi.
“Kami menyayangkan hal tersebut karena tidak pernah dikonfirmasi, tetapi dinarasikan seolah itu SPPG kami. Kami berharap media menyampaikan berita sesuai kode etik jurnalistik,” katanya.
Hamid menegaskan bahwa pihaknya selama ini telah berupaya memenuhi seluruh standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam penyelenggaraan program pelayanan gizi bagi ibu hamil, balita, dan anak-anak.
SPPG Warnasari 2 sendiri saat ini memproduksi sekitar 3.258 porsi makanan per hari untuk para penerima manfaat. Ia memastikan selama ini tidak pernah ada persoalan dengan masyarakat sekitar maupun penerima manfaat program.
“Selama ini hubungan kami dengan masyarakat sekitar dan penerima manfaat berjalan baik. Bahkan sekitar 80 persen tenaga kerja di sini berasal dari masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Atas pemberitaan yang dianggap merugikan tersebut, pihak SPPG Warnasari 2 menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum sambil menunggu adanya itikad baik dari pihak terkait. (RED)
Komentar
Posting Komentar