CIBINONG - InteraksiNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di dua kantor pemerintahan Kabupaten Bogor, Kamis 27 Agustus 2026.
Dua kantor yang digeledah adalah Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
PENAMPAKAN DI LOKASI
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah mobil Toyota Innova berwarna hitam dengan plat nomor Jakarta terlihat diparkir di halaman kantor. Beberapa orang yang diduga tim penyidik KPK keluar-masuk ruangan dengan membawa tas ransel dan sejumlah dokumen.
Seorang petugas kepolisian juga tampak berjaga di lokasi saat penggeledahan berlangsung.
SEKDA BENARKAN PENGGELEDAHAN
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membenarkan adanya kegiatan penggeledahan tersebut.
"Iya, benar penggeledahan di kedua badan tersebut," kata Ajat kepada wartawan di Cibinong.
Namun Ajat belum memberikan keterangan lebih rinci terkait objek dan temuan penggeledahan.
BUNTUT DUGAAN KORUPSI UPAH PUNGUT
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan penggeledahan ini merupakan rangkaian penyelidikan dugaan korupsi terkait pemotongan upah pungut di lingkungan Bappenda Kabupaten Bogor.
"Betul, memang ada sejumlah uang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan penyelidikan tersebut dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar," ujar Budi.
Menurut Budi, uang tersebut diduga terkait penerimaan penyelenggara negara dari pemotongan upah pungut yang dilakukan di Bappenda Kabupaten Bogor.
STATUS NAIK KE PENYIDIKAN
KPK telah menaikkan status penanganan perkara ini dari penyelidikan ke penyidikan. Namun hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Saat ini masih digunakan Sprindik umum, artinya belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut," jelas Budi.
"Penyidik akan mendalami untuk mencari sekaligus melengkapi alat bukti yang dibutuhkan sehingga nanti akan ditetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan tindak pidana korupsi tersebut," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, KPK masih terus melakukan pendalaman kasus di Kabupaten Bogor.
Redaksi InteraksiNews.com akan terus mengawal dan mengupdate perkembangan kasus ini demi transparansi dan kepentingan publik.
(Jhon M &Tim)
Komentar
Posting Komentar