KABID SARPRAS DISDIK BOGOR SELALU "RAIB" SAAT DIKONFIRMASI



Cibinong, Bogor - interaksinews.com  || Dugaan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kab. Bogor menghindar dari konfirmasi wartawan kini didukung *tiga bukti foto* bertimestamp dan geotag.  

Bukti itu mengungkap fakta: tim http://InteraksiNews.com tercatat *dua kali mengisi buku tamu* Disdik Kab. Bogor untuk menemui Kabid Sarpras, namun yang bersangkutan tidak pernah berhasil ditemui.  

*1. Tiga Bukti Foto di Lokasi*  
Redaksi mengantongi bukti visual saat melakukan upaya konfirmasi terkait dugaan penyimpangan Dana BOSP Reguler Rp 3,569 miliar di 4 sekolah:  

*Bukti 1: 4 Agustus 2026 13.37.02 WIB*  
Lokasi: Kantor Disdik Kab. Bogor, Kecamatan Cibinong.  
Isi buku tamu: _“4/8/2026 | Eljon Manik | Interaksi News | Konfirmasi Berita | Ka. Sarpras Disdik - Pak Yanto”_.
_Keterangan: Buku tamu Disdik Kab. Bogor, 4 Agu 2026. Wartawan tercatat konfirmasi ke Kabid Sarpras._

*Bukti 2: 7 Agustus 2026 15.06.44 WIB*  
Lokasi: Kantor Disdik Kab. Bogor, Kecamatan Cibinong.  
Isi buku tamu: _“7/8/2026 | Eljon Manik | INTERAKSI NEWS | Konfirmasi | Kabid Sarpras Pak Yanto”_.  

![image](container:///mnt/data/wa_image_6815172102789134951)  
_Keterangan: Buku tamu Disdik Kab. Bogor, 7 Agu 2026. Konfirmasi kedua ke Kabid Sarpras._

*Bukti 3: 7 Agustus 2026 15.08.57 WIB*  
Lokasi: Jalan Nyaman Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.  
Foto tampak depan Kantor Disdik Kab. Bogor saat wartawan berada di lokasi.
_Keterangan: Kantor Disdik Kab. Bogor, 7 Agu 2026. Lokasi wartawan saat konfirmasi._

“Dua kali kami isi buku tamu, dua kali juga Kabid Sarpras tidak ada. Ini bukan asumsi. Ini fakta tercatat dengan waktu dan lokasi,” tegas Eljon Manik, Kepala Biro Kabupaten Bogor http://InteraksiNews.com, Senin 11/8/2026.  

*2. 6 Kali Datang, 6 Kali Alasan Berbeda*  
Berdasarkan catatan redaksi yang kini diperkuat foto, tim sudah 6 kali mendatangi Disdik sejak 5 Agustus 2026. Alasan staf selalu berubah:
Tanggal & Jam Bukti Alasan Staf Disdik
**4 Agu 13.37** **Foto Buku Tamu** Tidak berhasil ditemui
**5 Agu 10.00** Catatan Redaksi "Rapat dengan Bupati"
**6 Agu 13.30** Catatan Redaksi "Sidak ke sekolah di Parung"
**7 Agu 09.00** Catatan Redaksi "Masih di jalan, macet"
**7 Agu 15.06** **Foto Buku Tamu** "Dinas luar ke Bandung"
**11 Agu 10.30** Catatan Redaksi "Rapat internal dadakan"
“Pasal 4 ayat (3) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers mewajibkan pejabat publik melayani pers. Menghindar begini diduga melanggar Pasal 18 ayat (1) UU Pers tentang menghalangi kerja jurnalistik, ancaman 2 tahun penjara,” kata Eljon.  

*3. Substansi Konfirmasi: Klaim 20 Sekolah*  
Upaya konfirmasi yang gagal itu untuk meminta penjelasan :  

*A. Dugaan Penyimpangan BOSP Rp 3,569 Miliar* di sekolah: SDN Citeureup 07, SDN Tarikolot 1, SMPN 2 Bojonggede, . Temuan utama:  
- Pos _“administrasi”_ 3 sekolah diduga jebol batas 20% Psl 40 Permendikbudristek 63/2022. Total dugaan kelebihan *Rp 1,747 miliar*.  
- Pos _“pemeliharaan sarpras”_ 4 sekolah capai *Rp 744,6 Juta*.  

*B. Klaim Kabid Sarpras* di media: _“20 sekolah rusak sudah dibenahi tahun 2025”_. Redaksi meminta: daftar 20 sekolah, BAST, foto _before-after_, dan penjelasan dugaan tumpang tindih anggaran APBD dengan Dana BOSP.  

*4. Ultimatum 1x24 Jam*  
Surat Konfirmasi Nomor 011/KONF/IN-BGR/VIII/2026 telah diserahkan ke Disdik Kab. Bogor hari ini 11/8/2026. Deadline jawaban: *Selasa 12 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB*.  

Jika bungkam, redaksi akan tempuh 3 jalur hukum:  
1. *Lapor Dewan Pers* – Dugaan pelanggaran Psl 18 ayat (1) UU Pers. 
2. *Inspektorat Kabupaten Bogor*.
3. *Lapor Ombudsman RI* – Dugaan maladministrasi.  
4. *Lapor Kejari Cibinong.  

Bupati Bogor diminta mengevaluasi kinerja Kabid Sarpras. “Jabatan Kabid Sarpras kunci verifikasi RKAS. Kalau Rp 1,7 M admin bisa lolos, publik berhak curiga,” tegas Eljon.  

Hingga berita ini diturunkan, Kadisdik Kab. Bogor belum merespons. http://InteraksiNews.com tetap membuka ruang hak jawab sesuai UU Pers.

Komentar