BOGOR - interaksiNews.com - Desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor semakin menguat.
Seruan itu disampaikan Nelson Sihotang, Koordinator Aliansi Pemantau Anggaran Pemerintah (APAP), yang menyoroti lambannya proses hukum dugaan korupsi yang menyeret institusi Pemkab Bogor, Senin (24/8/2026).
Menurut Nelson, publik menilai KPK harus bertindak tegas dan tidak berlama-lama dalam menangani kasus ini.
"Masyarakat dan pegiat anti korupsi di Kabupaten Bogor menilai kasus ini sudah terlalu lama bergulir tanpa kejelasan. Kami khawatir jika tidak segera ditangani, barang bukti bisa hilang dan pelaku bisa meloloskan diri," ujar Nelson.
"Kami mendesak KPK segera menaikkan status ke penyidikan dan tetapkan tersangka. Jangan sampai kasus ini menguap seperti kasus-kasus lain," tegasnya.
PEMKAB BOGOR KEMBALI DISOROT
Pemkab Bogor dalam beberapa tahun terakhir memang kerap disorot terkait pengelolaan anggaran. Mulai dari proyek infrastruktur, pengadaan barang dan jasa, hingga penggunaan dana hibah dan bansos.
Jika dugaan korupsi ini terbukti, kerugian negara ditaksir bisa mencapai miliaran rupiah dan berdampak langsung pada pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
KPK BELUM BERSUARA
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus dan kapan penetapan tersangka akan dilakukan.
Pakar hukum menilai, kecepatan KPK dalam merespon desakan publik akan menjadi ujian kredibilitas lembaga antirasuah tersebut.
Redaksi InteraksiNews.com akan terus mengawal dan mengupdate perkembangan kasus dugaan korupsi di Pemkab Bogor ini.
(Jhon M & Tim)
Komentar
Posting Komentar