BOGOR, InteraksiNews.com || Pemandangan tak biasa terjadi di depan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kabupaten Bogor I, Cibinong, Senin (15/09/2026). Jika biasanya kantor itu dipenuhi antrean pengurusan sertifikat, kali ini asap pembakaran sate dan gema doa tasyakuran justru menyelimuti halamannya.
Aliansi masyarakat yang terdiri dari "Himpunan Petani Pemuda Milenial Indonesia (HPPMI), Pemuda LIRA, serta masyarakat Bogor Barat" menggelar "aksi tasyakuran dengan memotong 2 ekor kambing" tepat di depan kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor I.
Aksi ini digelar sebagai bentuk rasa syukur dan kebahagiaan rakyat serta para petani penggarap atas "tertangkapnya Kepala Kantah Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung dan beberapa pegawai Kantah 1" dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
OTT KPK AMANKAN 17 ORANG, TERMASUK DIRJEN & 20 KOPER UANG RATUSAN MILIAR
Untuk diketahui, KPK membenarkan telah menggelar OTT ke-20 di tahun 2026 pada Senin (14/9/2026). Tim mengamankan *17 orang*, diantaranya *Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi*. 0373
> "Tim mengamankan sejumlah 17 orang, di antaranya dirjen di lingkungan Kementerian ATR/BPN, kemudian kepala kantah di Kabupaten Bogor, dan juga kepala kantah di Tangerang, serta beberapa pihak lainnya," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK. e2df
OTT tersebut diduga terkait proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di wilayah Kabupaten Bogor dan dugaan penerimaan lain. Bahkan KPK juga menyita barang bukti 20 koper berisi uang tunai rupiah dan valuta asing yang ditaksir mencapai Ratusan Miliar Rupiah.
PETANI MERASA TERDZOLIMI KONFLIK AGRARIA & MAFIA TANAH
Koordinator aksi dari HPPMI mengungkapkan, selama ini para petani merengut pilu dan merasa terdzolimi akibat berbagai persoalan konflik agraria serta dugaan penyelewengan wewenang pertanahan di wilayah Kabupaten Bogor.
"Selama ini kami petani kecil selalu kalah dengan mafia tanah. Hari ini kami potong kambing sebagai tanda syukur, semoga ini jadi awal bersih-bersih mafia tanah di Bogor," teriak salah satu orator di lokasi, seperti terlihat di video TikTok @bogorkeras.
Aksi potong kambing ini pun viral di TikTok dan mendapat dukungan warganet. Warga menilai OTT KPK ini sebagai kado terindah bagi pejuang reforma agraria di Bogor Barat.
Hingga berita ini diturunkan, Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor I belum memberikan keterangan resmi terkait OTT tersebut. Redaksi _InteraksiNews.com_ masih berupaya menghubungi pihak Kantor Pertanahan dan KPK untuk konfirmasi lebih lanjut.
Penulis: Jhon M
Editor: Redaksi
Komentar
Posting Komentar