PSI Serius Dorong Wakil Ketua BEM UI Masuk Istana - Dian Sandi: Usulan Fatimah Azzahra ke Bakom RI Bukan Candaan



JAKARTA, InteraksiNews.com || Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan keseriusannya mendorong tokoh kritis mahasiswa masuk ke lingkaran Istana. Juru Bicara PSI, Dian Sandi Utama, memastikan usulannya agar Wakil Ketua BEM UI, Fatimah Azzahra, masuk Badan Komunikasi (Bakom) RI bukanlah candaan atau gimmick politik.

Penegasan itu disampaikan Dian Sandi menanggapi polemik usulan tersebut yang sebelumnya dianggap main-main oleh sebagian publik. Dikutip dari Fajar.co.id, Selasa (6/10/2026), Dian menyebut gagasan itu lahir dari kebutuhan mendesak pemerintah untuk membangun jembatan komunikasi dengan generasi muda.

"Saya tidak sedang bercanda ketika dulu mengusulkan Fatimah masuk Bakom," tegas Dian Sandi, Selasa (6/10/2026).

"Butuh Jembatan ke Gen Z"

Menurut Dian, tantangan komunikasi pemerintah hari ini bukan soal kurangnya informasi, melainkan putusnya kepercayaan antara penyelenggara negara dengan Generasi Z.

Ia menilai, komunikasi dengan Gen Z membutuhkan pendekatan dan bahasa yang sama sekali berbeda, yang tidak bisa dilakukan oleh figur generasi paruh baya.

"Sebagai anak muda, dia mengerti cara berbicara dengan sesama generasinya. Generasi yang secara komunikasi tentu semakin susah dijangkau oleh orang seperti saya yang paruh baya menuju lansia," ujar kader PSI asal Lombok itu.

Dian menjelaskan, kehadiran figur seperti Fatimah di Bakom RI bisa menjadi jembatan yang selama ini hilang.

"Gen Z Bukan Apatis, Tapi Tidak Percaya"

Dalam pernyataannya, Dian juga meluruskan stigma bahwa Gen Z adalah generasi apatis yang tidak peduli negara.

Menurutnya, anggapan itu keliru. Gen Z, kata dia, sangat peduli, namun krisis kepercayaan membuat mereka enggan mendengarkan pemerintah.

"Gen Z itu tidak apatis terhadap kondisi Negara, tapi mereka tidak percaya pada penyelenggaranya, hal ini yang membutuhkan jembatan," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Gen Z saat ini adalah kelompok audiens terbesar di Indonesia, baik sebagai pengguna media sosial maupun sebagai pemilih. Jika suara mereka tidak didengar, komunikasi pemerintah akan gagal total.

"Jangan lupa bahwa mereka adalah audiens terbesar hari ini," tandas Dian.

"Siapa Fatimah Azzahra"?

Fatimah Azzahra dikenal publik sebagai Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang kerap vokal mengkritik kebijakan pemerintah. Namanya viral di media sosial X melalui akun @LambeSahamjja dan beberapa kali menjadi sorotan karena kritik tajamnya terhadap Istana.

Usulan PSI agar seorang pengkritik justru diajak masuk ke dalam sistem dinilai sebagai langkah tak biasa. Jika terwujud, Fatimah akan berada di bawah komando Kepala Bakom RI yang saat ini dijabat Syahganda Nainggolan, mantan Jubir Anies Baswedan di Pilpres 2024 yang kini bergabung ke pemerintahan Prabowo.

Wacana ini juga muncul di tengah perdebatan lain dari lingkaran Bakom, seperti usulan agar media sosial wajib daftar pakai KTP dan nomor HP.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Fatimah Azzahra maupun dari pihak Badan Komunikasi RI terkait usulan PSI tersebut.

Penulis : Jhon M
Editor.   : Redaksi 
Sumber: http://Fajar.co.id

EDITOR NOTE: Berita ini merupakan rewrite dengan pengembangan data dari artikel http://Fajar.co.id berjudul "Dian Sandi PSI Tegaskan Usulan Fatimah Azzahra Masuk Bakom RI Bukan Main-main" (Muhsin Mubarak, 6 Okt 2026 10:48 WITA).

Komentar