SURVEI LKPI TERBARU : PSI SALIP DEMOKRAT DAN LOLOS PARLIAMENTARY THRESHOLD, TAPI MASIH JAUH DARI PDIP DAN GERINDRA
JAKARTA, InteraksiNews.com || Kejutan terjadi di papan tengah peta politik nasional menjelang Pemilu 2029. Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) dalam survei terbarunya periode 8-20 September 2026 mencatat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berhasil menyalip Partai Demokrat dan untuk pertama kalinya menembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Dalam survei tersebut, PSI meraih elektabilitas 4,3 persen, angka yang identik dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan unggul 0,2 persen di atas Partai Demokrat yang memperoleh 4,1 persen.
Capaian ini menjadi lompatan signifikan bagi PSI. Pada survei Poltracking Indonesia Agustus 2026 lalu, PSI masih tertahan di angka 2,3 persen, jauh di bawah Demokrat yang saat itu di 6,1 persen. Kenaikan hampir dua kali lipat ini diduga kuat dipicu safari politik Joko Widodo (Jokowi) yang intens hadir di agenda PSI, termasuk Rakorda DPD PSI Kota Bandung pada Sabtu (26/9/2026) bersama Grace Natalie.
"Papan Atas: Gerindra 17,3% vs PDIP 16,8% - Hanya Selisih 0,5%"!
Persaingan di papan atas berlangsung sangat ketat. Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto masih memimpin dengan 17,3 persen. Namun PDI Perjuangan, partai yang identik dengan Megawati Soekarnoputri, membuntuti sangat dekat dengan 16,8 persen. Selisih keduanya hanya 0,5 poin persentase, masih dalam margin of error.
Lengkapnya hasil survei LKPI:
- Gerindra - 17,3%
- PDIP - 16,8%
- NasDem - 7,3%
- PKB - 6,2%
- Golkar - 6,1%
- PKS - 5,5%
- PSI - 4,3%
- PAN - 4,3%
- Demokrat - 4,1%
- Tidak Menjawab / Belum Menentukan Pilihan - 22,5%
"Faktor Penentu: 22,5% Pemilih Galau"
Peneliti LKPI, Irwan Ardiansyah, menegaskan angka-angka ini belum bisa dianggap sebagai prediksi final Pemilu 2029. Proporsi pemilih yang belum menentukan pilihan masih sangat besar.
"Data tersebut menunjukkan bahwa menjelang kontestasi politik di Pemilu 2029 masih terdapat proporsi responden yang cukup besar yang belum memberikan pilihan," ujar Irwan dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
"Sebanyak 22,5 persen responden tidak memberikan jawaban," tegasnya.
Menurut LKPI, besarnya kelompok undecided voters membuat kontestasi masih sangat terbuka. Partai dengan elektabilitas di kisaran 4 persen seperti PSI, PAN, dan Demokrat masih memiliki peluang memperlebar jarak atau justru terlempar jika gagal mempertahankan basis dukungan.
"Angka elektabilitas partai saat ini lebih tepat dibaca sebagai potret sementara, bukan prediksi hasil Pemilu 2029," jelasnya.
"Metodologi Survei LKPI":
Survei LKPI dilakukan terhadap 1.246 responden yang tersebar di 36 provinsi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error ±3,1 persen.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (64,4% kontak, tingkat respons 58,3%) dan panggilan telepon yang dipandu pewawancara menggunakan nomor ponsel virtual yang dihasilkan secara acak (tingkat kontak 35% dengan respons 33,1%).
Hasil survei ini memperlihatkan satu hal yang jelas: peta politik menuju 2029 belum terkunci. PSI memang mulai menyentuh zona aman, namun PR besar masih menunggu - mengejar partai-partai besar seperti Gerindra dan PDIP yang masih di belasan persen.
Penulis : Jhon M
Editor. : Redaksi
Sumber Data: LKPI - Laporan http://Fajar.co.id
Komentar
Posting Komentar