Tapanuli Selatan -Interaksi-News ||
Lembaga Swadaya Masyarakat Trisakti mempertanyakan transparansi anggaran belanja natura dan pakan natura rumah jabatan mantan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu. Pasalnya, penggunaan anggaran tersebut terindikasi modus rekayasa laporan pertanggungjawaban.
Berdasarkan data, pada tahun anggaran 2022 dianggarkan belanja Natura dan Pakan Natura sebesar Rp611.475.200. Belanja tersebut digunakan untuk pembelian Pop Mie, Wafer Beng-beng, Biskuit Monde, Biskuit Tanggo, Biskuit Lexus, Biskuit Roma Malkist Crackers, Biskuit Interbis, Biskuit Astor, Biskuit Cake O, Permen Kopiko, Permen Ginger; Permen Hacks, Keripik Pisang Tawar, Gula Semut, Keripik Pisang Manis, Keripik Bawang Ubi Ungu, Kue Bawang, Kue Kiloan, Kacang Madu, Kacang Arab, Kacang Bogor, Kacang Mente; Kopi Ginseng, Kopi Koktong, Gula Pasir, Kopi Arabika, Kopi Pinabar, Kopi Premium, Sugar O, Teh Botol, Teh Celup, Aqua Galon, Aqua Gelas, Aqua Mini.
Kemudian, pada tahun anggaran 2023 terjadi peningkatan belanja Natura dan Pakan Natura sebesar Rp1.194.494.200 digunakan untuk Pop Mie, Susu Kental Manis, Aqua Gelas, Oreo, Pocky, Gula Pasir, Teh Celup, Gula Semut, Aqua Mini, Permen Ginger, Permen Kopiko, Wafer Beng-beng, Susu Bear Brand, Pulpie Orange, Kuping Gajah, Milo, Kopi Arabika, Biskuit Monde, Lumpia Udang.
Selanjutnya, pada tahun anggaran 2024 dianggarkan belanja Natura dan Pakan Natura sebesar Rp8.484.281.700. Belanja tersebut digunakan untuk pembelian Aqua Mini; Biskuit Monde; Oreo, Aqua Gelas, Milo, Lumpia Udang, Teh Celup, Susu Kental Manis, Susu Bear Brand, Wafer Beng-beng, Pop Mie, Pocky, Pulpie Orange, Permen Kopiko, Permen Ginger, Kuping Gajah, Gula Semut, Gula Pasir dan Kopi Arabika.
Berdasarkan kajian Trisakti, Anggaran belanja natura dan pakan natura rumah jabatan Bupati Tapanuli Selatan tersebut terindikasi penggelembungan harga hingga fiktif. "SPJ yang dibuat termasuk kuitansi seolah-olah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya" kata Peneliti Trisakti Dedi S Hasibuan dalam keterangannya,.rabu (5/3/2025).
Selain itu, kata Dedi, pihaknya sudah menyurati Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu, Sekda Tapanuli Selatan Sofyan Adil dan Kabag Umum Sugeng Priono terkait transparansi belanja natura dan pakan natura rumah jabatan Bupati Tapanuli Selatan. Dalam surat tersebut mempertanyakan mekanisme pengadaan dan pengusaha penyedianya. Namun belum ada jawaban resmi, ungkap Dedi.
Seperti diketahui rumah jabatan Bupati Tapanuli Selatan yang berada di Komplek Perkantoran Kabupaten Tapanuli Selatan jarang di tempati oleh Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu. Karena Bupati lebih sering menempati rumah lama yang berada di Jalan Tapian Nauli Kota Padangsidimpuan. (JC)
Komentar
Posting Komentar