Porsi MBG dari SPPG Kiangroke ke SDN 2 Kiangroke Dipertanyakan, Dinilai Tidak Konsisten

 

KAB. BANDUNG – interaksinews.com – Program Makan Bergizi (MBG) yang dikirimkan oleh SPPG Kiangroke ke SDN 2 Kiangroke, Kecamatan Banjaran, mendapat sorotan dari pihak sekolah. Pasalnya, porsi makanan yang diterima pada Senin (20/10/2025) dinilai berbeda dibanding hari-hari sebelumnya.

SPPG Kiangroke yang beralamat di Jl. Raya Banjaran–Pangalengan RT 03/RW 02, Desa Kiangroke, merupakan salah satu penyedia program MBG di wilayah tersebut. Namun, ketidakkonsistenan porsi makanan membuat pihak penerima manfaat mempertanyakan pelaksanaannya.

Seorang perwakilan dari pihak sekolah yang turut membagikan kotak makanan kepada murid mengungkapkan keheranannya.

“Kalau dilihat dari isinya, ini paling-paling nilainya sekitar lima ribu rupiah,” ujarnya sambil menunjuk isi kotak makanan yang terdiri dari empat bagian.

“Ini tahu harganya Rp.800, ini Rp.1.000, ditambah ini Rp.1.000 dan ini Rp.1.000. Saya tahu karena saya punya usaha katering,” lanjutnya.

Saat InteraksiNews.com menanyakan apakah kondisi seperti ini baru terjadi, sumber tersebut mengaku hal serupa sudah pernah terjadi sebelumnya.

“Kalau ada kejadian seperti ini, biasanya saya langsung menyampaikannya ke pihak SPPG,” ucapnya.

Perbedaan mencolok antara porsi hari Senin dan hari-hari sebelumnya menimbulkan dugaan adanya ketidaksesuaian antara standar penyediaan dengan pelaksanaan di lapangan. 

Upaya konfirmasi kepada pimpinan SPPG Kiangroke belum membuahkan hasil. Saat media mendatangi kantor SPPG, pimpinan tidak berada di tempat. Nomor WhatsApp yang diberikan Ahli Gizi telah dihubungi, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan. (RED)


Komentar