BAPERSIPIL Gelar Silaturahmi Terbuka Dan Diskusi Publik "Apresiasi Pengabdian Polri Untuk Negeri"

Cibinong, Bogor - interaksiNews.com -  Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIPIL) menggelar Diskusi Publik dan Silaturrahmi di Bento Kopi, PekanSari, Cibinong, Senin (12/1/2026 

Kegiatan terbuka untuk umum ini mengangkat tema “Sinergis Barisan Penggerak Supremasi Sipil Mengawal Supremasi Hukum, Mengapresiasi Pengabdian Polri untuk Negeri (Dedikasi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan dan Supremasi Sipil)”. 

Tema ini dipilih sebagai respons atas dinamika kebangsaan yang menuntut penguatan kolaborasi antara masyarakat sipil, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan negara.

Para nara sumber BAPERSIPIL di acara diskusi publik terbuka dan silaturahmi

Bogor | Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIPIL) menggelar Diskusi Publik dan Silaturrahmi di Bento Kopi, PekanSari, Cibinong, Senin (12/1/2026 

Kegiatan terbuka untuk umum ini mengangkat tema “Sinergis Barisan Penggerak Supremasi Sipil Mengawal Supremasi Hukum, Mengapresiasi Pengabdian Polri untuk Negeri (Dedikasi Tanpa Batas untuk Kemanusiaan dan Supremasi Sipil)”. 

Tema ini dipilih sebagai respons atas dinamika kebangsaan yang menuntut penguatan kolaborasi antara masyarakat sipil, aparat penegak hukum, dan pemangku kepentingan negara.

Hadir sebagai pembicara utama yakni Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes & PDT), Ahmad Riza Patria.

Selain itu hadir juga nara sumber dari lintas latar belakang, yakni Fuad Abdullah (praktisi hukum), Coloteh Abah (Aktivis 98 dan Inisiator BAPERSIPIL), serta Rusdi Ali Hanafia (Wakil Ketua Umum DPP KNPI).

Dalam paparannya, Wamendes dan PDT Ahmad Riza Patria menegaskan pentingnya supremasi sipil sebagai fondasi negara demokrasi. 

Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan institusi negara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan keadilan.

Supremasi sipil bukan untuk melemahkan institusi negara, melainkan untuk memperkuat demokrasi melalui partisipasi publik yang sehat, kritis, dan konstruktif,” katanya.

Sementara itu, praktisi hukum Fuad Abdullah menekankan bahwa supremasi hukum harus dijaga dengan prinsip keadilan dan profesionalisme.

“Hukum harus berdiri di atas kepentingan siapa pun. Diskusi seperti ini penting agar masyarakat memahami peran hukum sebagai pelindung hak-hak sipil dan pilar keadilan,” ujarnya.

Sebagai Aktivis 98 sekaligus inisiator kegiatan, Coloteh Abah menyampaikan diskusi publik ini merupakan ruang dialektika kebangsaan yang harus terus dirawat.

“Supremasi sipil adalah amanat reformasi. Kita ingin memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan itu tetap hidup, relevan, dan berkontribusi nyata bagi kemanusiaan serta keadilan sosial,” tegasnya.

Disisi lain, Wakil Ketua Umum DPP KNPI Rusdi Ali Hanafia menilai peran generasi muda sangat strategis dalam mengawal supremasi hukum dan demokrasi.

“Pemuda tidak boleh apatis. Melalui forum diskusi seperti ini, kami ingin mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan dan supremasi sipil,” katanya.

Ia berharap diskusi publik dan silaturrahmi ini menjadi ruang bertukar gagasan yang produktif serta memperkuat jejaring antar elemen masyarakat.

"Dengan konsep terbuka dan dialogis, Diskusi Publik BAPERSIPIL diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran strategis dalam memperkuat supremasi hukum, meningkatkan apresiasi terhadap pengabdian Polri, serta meneguhkan peran masyarakat sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," jelasnya. 

(Jhon M & Tim)

Komentar