Mengulas Potensi Kecamatan Waluran Wisata Serta hasil Tani Hanjeli sebagai Produk Unggulan Masyarakatnya
Sukabumi - Interaksinews.com - Mengulas
Potensi Kecamatan Waluran yang berada Di Kabupaten Sukabumi Waluran merupakan Sala satu Wilayah selatan dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Wilayah Kecamatan Waluran juga mencakup kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp).
Kendati Kecamatan Waluran tidak memiliki potensi Wisata Alam, namun memiliki aset berupa lahan Wisata Edukasi pertanian, Wisata Kuliner hasil pertanian serta perkebunan dan peternakan.
Di lokasi itu ada hasil palawija Hanjeli/ hanyeli yang juga dikenal dengan sebutan jali atau jali-jali di Indonesia. Tanaman tersebut berbentuk rumpun setahun dengan batang yang tegak dan mirip dengan batang jagung yang agak lebih kecil .
Tinggi batang dapat mencapai 1 hingga 3 meter. Akar tanaman memiliki tekstur kasar dan serabut dan sulit untuk dicabut. Letak daunnya berseling dengan helaian berbentuk pita dan ukuran 1 sampai 5 senti meter.
“Di Waluran, tanaman hanjeli ini sudah menjadi paporit , bahkan jenis tanaman yang dibudidayakan di Desa Waluran Mandiri tersebut banyak dijadikan bahan penelitian mahasiswa dan praktisi di bidang pertanian dari dalam dan luar negeri,” Waluran, Jum'at (23/01/2026).
wilayah yang saat ini tengah fokus pada pembangunan infrastuktur dan pengembangan sektor UMKM.
“Di Pajampangan baru produk hanjeli dan wisata ini yang pernah didatangi oleh Pak Sandiaga Uno secara langsung. Dengan mendukung produk unggulan di kecamatan Waluran ini tentunya menjadi penambah semangat masyarakat dalam meningkatkan produk ini”
Kecamatan Waluran sebagai salah satu jalur alternatif menuju wilayah pantai Minajaya, pantai Palangpang, Ujung Genteng dan daerah wisata lainnya di CPUGGp dapat menjadi tempat istirahat, berbelanja dan kuliner para wisatawan sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Dengan melakukan berbagai upaya pelatihan kepada masyarakat dan pelaku UMKM agar dapat lebih aktif dan giat dalam mempromosikan dan mendistribusikan produk hasil tani nya, sehingga dikenal konsumen dan memberikan nilai tambah khusus nya kepada petani.
(Iis rusmiati)
Komentar
Posting Komentar