Cimahi Peringati Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik



CIMAHI - interaksinews.com - Pemerintah Kota Cimahi menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah di Lapangan Apel Kantor Pemkot Cimahi, Senin (27/04). Peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Hari Otonomi Daerah yang diperingati setiap 25 April tahun ini memasuki usia ke-30 dengan mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Asta Cita.” Tema tersebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang inovatif.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa otonomi daerah bukan hanya memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah, tetapi juga menuntut tanggung jawab dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas.

“Otonomi daerah bukan hanya soal kewenangan, tetapi juga tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkualitas. Setiap perangkat daerah harus mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dalam mendorong percepatan pembangunan. Menurutnya, sinergi yang kuat menjadi kunci agar program pemerintah dapat berjalan efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi antar OPD harus diperkuat agar setiap kebijakan berjalan optimal,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD dengan kinerja terbaik dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Pada kategori pelayanan dasar, Dinas Kesehatan Kota Cimahi meraih peringkat pertama, diikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara pada kategori urusan pemerintahan non-pelayanan dasar dan urusan pilihan dengan indikator kinerja kunci 6–9, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menempati posisi pertama, disusul Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Adapun pada kategori indikator kinerja kunci 2–5, Dinas Komunikasi dan Informatika meraih peringkat pertama, diikuti Inspektorat dan Dinas Lingkungan Hidup.

Selain penghargaan kepada OPD, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada ASN yang dinilai paling responsif dalam mendukung penyusunan LPPD. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dalam meningkatkan kualitas pelaporan kinerja pemerintahan.

Penghargaan juga diberikan dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), di mana Dinas Kesehatan Kota Cimahi dinobatkan sebagai yang terbaik. Sementara penghargaan ASN paling responsif dalam tim penerapan SPM diberikan kepada Nurkartiazni.

Dalam kesempatan yang sama, diumumkan pula pemenang lomba Unjuk Kapinter ASN Kota Cimahi. Dinas Komunikasi dan Informatika meraih juara pertama, diikuti Dinas Sosial dan Dinas Pangan dan Pertanian. Para pemenang menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada sejumlah pejabat yang akan memasuki masa purna tugas per 1 Mei 2026 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.***

Komentar