Baru Menjabat, Kades Pematang Lumut Sambut Program Lisdes Kementerian ESDM. Warga RT 05 Dusun Kampung Tengah Antusias


TANJAB BARAT - interaksiNews.com - Kabar baik datang dari Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Jambi. Masyarakat RT 05, Dusun Kampung Tengah, menyambut gembira dan antusias adanya program listrik desa (Lisdes) yang diperuntukkan bagi masyarakat yang selama ini belum mendapatkan akses jaringan listrik secara optimal.

Program tersebut disebut merupakan bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui program penyediaan listrik bagi wilayah yang membutuhkan peningkatan akses kelistrikan.

Kehadiran program ini menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat Desa Pematang Lumut, terlebih di sejumlah wilayah masih terdapat rumah warga yang belum mendapatkan jaringan listrik secara memadai.
Kepala Desa Pematang Lumut menyampaikan bahwa masyarakat sangat menyambut baik program tersebut. Menurutnya, akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, pendidikan, maupun perekonomian warga.

“Alhamdulillah, masyarakat menyambut antusias. Desa-desa yang selama ini tertinggal dalam akses listrik sekarang sudah mulai mendapatkan perhatian,” ujar Kepala Desa Pematang Lumut saat ditemui di lokasi kegiatan," Selasa (11/08/2026)

Kendala di Lapangan

Dalam pelaksanaannya, sejumlah kendala teknis masih ditemukan di lapangan. Salah satunya berkaitan dengan kondisi tanah serta keberadaan tanaman atau tumbuhan milik masyarakat yang berada di jalur jaringan listrik.

“Kalau kendalanya, pertama faktor tanah. Kemudian, di desa terkadang bagian depan sudah masuk listrik, sementara di belakang belum. Itu yang agak sulit karena ada tanaman tumbuh di jalur yang akan dilewati jaringan dan tidak semuanya bisa ditebang,” jelas salah seorang pihak yang terlibat dalam pekerjaan di lapangan.

Kondisi tersebut membutuhkan koordinasi antara pelaksana, pemerintah desa, dan masyarakat agar pemasangan jaringan dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Puluhan Tiang Jaringan Mulai Dipasang

Sementara itu, berdasarkan keterangan teknis di lapangan, pemasangan tiang jaringan listrik akan dimulai dari kawasan simpang dengan rencana pemasangan awal sebanyak 33 tiang.

Jalur pemasangan telah ditentukan dan akan mengikuti jalur yang telah direncanakan. Dari titik awal di simpang, jaringan akan diarahkan membentuk jalur seperti huruf “L” dan dilanjutkan hingga ke bagian dalam kawasan dengan jarak sekitar 400 meter.

Untuk mendukung proses pekerjaan, koordinasi juga telah dilakukan dengan pihak terkait guna menyiapkan peralatan yang dibutuhkan.

Apabila terdapat kelebihan tiang dari kebutuhan pemasangan di titik awal, tiang tersebut direncanakan dapat dialihkan ke wilayah lain yang masih membutuhkan jaringan listrik.

“Kalau ada tiang yang berlebih dari pemasangan di simpang, akan dialihkan ke area lain yang membutuhkan. Ini juga untuk membantu warga yang selama ini jaringannya masih kurang baik,” terang pihak pelaksana.

Ditargetkan Rampung Akhir Desember

Pekerjaan jaringan listrik tersebut ditargetkan dapat diselesaikan hingga akhir Desember 2026, dengan tetap menyesuaikan kondisi teknis dan proses pelaksanaan di lapangan.

Masyarakat berharap program Lisdes tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang selama ini belum menikmati akses listrik secara layak.

Bagi masyarakat RT 05 Dusun Kampung Tengah, masuknya jaringan listrik bukan hanya soal penerangan rumah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Desa Pematang Lumut pun berharap seluruh pihak dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program tersebut.

“Kami tentu sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah. Harapan kami pekerjaan ini berjalan lancar sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa segera menikmati listrik,” pungkasnya.

Dengan hadirnya program Lisdes ini, masyarakat Desa Pematang Lumut berharap pembangunan jaringan listrik dapat menjadi langkah nyata pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan listrik secara optimal.(Hsb)

Komentar