Baru Dilakukan Pengecoran, Jalan Cangkuang–Nagrak–Jatisari Sudah Mengalami Retak-retak
KAB. BANDUNG InteraksiNews.com - Proyek rehabilitasi Jalan
Cangkuang–Nagrak–Jatisari di wilayah RW 04/014, Desa Desa Cangkuang, menuai sorotan warga. Pasalnya, pengecoran jalan yang baru dikerjakan pada awal Mei 2026 itu sudah terlihat mengalami banyak retakan di sejumlah titik.
Berdasarkan pantauan wartawan InteraksiNews di lapangan pada 18 Mei 2026, retakan tampak membelah permukaan beton yang belum lama selesai dikerjakan. Warga menyebut kondisi tersebut muncul tidak lama setelah proses pengecoran selesai dilakukan.
“Baru sekitar seminggu dicor sudah retak-retak,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga juga mempertanyakan langkah penanganan yang dilakukan pihak pelaksana proyek. Menurut keterangan warga, setelah retakan muncul, baru dilakukan proses cutting padahal cutting dilakukan adalah bertujuan agar jalan yang baru di cor tidak retak. Pihak pelaksana proyek menutupi retakan dengan menggunakan campuran aspal dan semen walau masih banyak retakan yg masih terlihat jelas.
Kondisi itu memunculkan pertanyaan terkait kualitas pengerjaan proyek serta fungsi pengawasan lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung.
“Kalau baru selesai dikerjakan sudah retak seperti ini, tentu warga mempertanyakan kualitas proyeknya. Pengawasan dari DPUTR juga jadi sorotan,” kata warga lainnya.(RED).
Komentar
Posting Komentar