GEGER! KPK PANGGIL WABUP JARO ADE & PEJABAT PEMKAB BOGOR, "Diperiksa Kasus Dugaan Korupsi Potongan Uang Pajak & Retribusi Daerah"!

CIBINONG - BOGOR, InteraksiNews.com || Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat gebrakan besar! Lembaga antirasuah itu memanggil lima orang saksi terkait kasus dugaan korupsi *pemotongan upah pungut pajak, retribusi daerah, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Selasa (27/10/2026).

Salah satu saksi yang dipanggil adalah orang nomor dua di Kabupaten Bogor, yakni Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi.

"Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan TPK terkait pemotongan upah pungut pajak dan retribusi daerah, serta pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor, hari ini penyidik melanjutkan pemeriksaan kepada sejumlah saksi," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (27/10/2026).

DAFTAR 5 SAKSI YANG DIPANGGIL KPK HARI INI:

Berdasarkan rilis resmi KPK, kelima orang saksi yang dipanggil hari ini adalah pejabat strategis di lingkaran inti Bupati Bogor:

1. Ade Ruhandi (Jaro Ade) - Wakil Bupati Kabupaten Bogor
Orang nomor dua di Pemkab Bogor. Kehadirannya menjadi sorotan karena menunjukkan KPK mulai membidik level pimpinan daerah.

2. Ajat Rochmat Jatnika - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor
Jabatan tertinggi ASN di Pemkab Bogor. Sekda adalah otak birokrasi dan mengetahui seluruh aliran anggaran dan kebijakan.

3. Arif Rahman - Inspektur Daerah Kabupaten Bogor (Kepala Bappenda tahun 2022 s.d. 2025)
Sosok kunci! Arif Rahman adalah mantan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) yang mengelola pajak dan retribusi. Saat ini menjabat sebagai Inspektur Daerah yang seharusnya menjadi pengawas internal.

4. Sesilia Windy Gloriana - Staf Bappenda Kabupaten Bogor (Bendahara Pengeluaran)
Pemegang kunci keuangan Bappenda. Sebagai Bendahara Pengeluaran, ia yang mengeksekusi pencairan dan pemotongan upah pungut.

5. Gilang Windu - Ajudan Bupati Kabupaten Bogor
Ajudan Bupati! Kehadiran ajudan sebagai saksi mengindikasikan KPK mendalami peran dan aliran perintah dari Bupati Bogor.

APA ITU KASUS UPAH PUNGUT?

Kasus ini adalah skandal klasik di daerah. Upah pungut adalah insentif resmi yang diberikan kepada pegawai yang berhasil memungut pajak dan retribusi daerah sesuai PP No.69 Tahun 2010. Namun, dalam praktiknya, uang insentif tersebut diduga *dipotong secara ilegal* oleh oknum pimpinan untuk kepentingan pribadi atau dibagi-bagikan kepada pejabat yang tidak berhak.

Selain itu, KPK juga mendalami dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Bogor yang diduga menjadi bancakan.

BELUM ADA KONFIRMASI KEHADIRAN

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo belum merinci apakah kelima saksi telah memenuhi panggilan KPK hari ini. Ia juga belum menjelaskan lebih lanjut mengenai materi pemeriksaan yang akan didalami penyidik.

Namun, pemanggilan 5 saksi sekaligus, termasuk Wabup, Sekda, dan Ajudan Bupati, menunjukkan penyidikan KPK sudah masuk ke tahap serius dan menyasar lingkaran inti kekuasaan di Pemkab Bogor.

Redaksi INTERAKSINEWS.COM Kabiro Bogor Raya masih berupaya menghubungi Wakil Bupati Ade Ruhandi dan Sekda Ajat Rochmat Jatnika untuk mendapatkan konfirmasi kehadiran dan hak jawab.

Kasus ini akan terus kami kawal hingga tuntas!

Penulis : Jhon M & Tim 
Editor.   : Redaksi

Komentar