KAB. BANDUNG – InteraksiNews.com – Perubahan warna air sungai menjadi hitam merupakan persoalan lingkungan yang tidak boleh dianggap sepele. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas air, kemungkinan masuknya limbah, serta efektivitas pengawasan terhadap aktivitas di sepanjang daerah aliran sungai.
Sungai Cisangkuy dan Sungai Citarum merupakan bagian penting dari sistem aliran air di Kabupaten Bandung. Apabila air pada kedua sungai tersebut terlihat menghitam, penyebabnya perlu ditelusuri melalui pemeriksaan langsung dan pengujian kualitas air, bukan hanya berdasarkan dugaan atau pengamatan visual.
Sudah beberapa hari sungai Cisangkuy yang melalui Kecamatan Pameungpeuk dan Sungai Citarum yg melalui Kecamatan Baleendah terlihat hitam pekat hingga berita ini dinaikkan. (21/10/26).
Diduga Dipengaruhi Limbah dan Endapan Organik
Salah satu kemungkinan penyebab air sungai berwarna hitam adalah masuknya limbah domestik, limbah industri, serta bahan organik yang menumpuk dan mengalami penguraian. Kondisi aliran yang lambat dan debit air yang rendah juga dapat memperparah pengendapan material pencemar.
Seorang warga yg bekerja dipinggiisungai Cisangkuy menyebut jika terkadang sungai itu mengeluarkan bau tidak sedap, "terkadang tercium baunya menyengat" ucapnya.
Dugaan Pencemaran Tidak Boleh Dibiarkan
Persoalan ini patut mendapat perhatian serius karena sungai memiliki fungsi penting bagi kehidupan masyarakat dan keseimbangan ekosistem. Jika perubahan warna disertai bau menyengat, kematian ikan, atau munculnya lapisan tidak wajar di permukaan air, kondisi tersebut perlu segera dilaporkan dan diperiksa oleh petugas berwenang.
DLH Diminta Turun ke Lapangan
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, serta instansi pengelola sumber daya air perlu melakukan pemeriksaan apabila ditemukan perubahan warna yang mencurigakan. Pemeriksaan idealnya mencakup pengambilan sampel di beberapa titik, penelusuran saluran pembuangan, dan pengujian laboratorium terhadap parameter kualitas air.
Hasil pemeriksaan juga perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Jika terbukti terdapat pelanggaran baku mutu atau pembuangan limbah tanpa pengolahan yang semestinya, penanganan harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Menunggu Jawaban Berbasis Data
Pertanyaan mendasar yang perlu dijawab bukan hanya mengapa air sungai terlihat hitam, tetapi juga dari mana sumber perubahan tersebut, apa kandungan di dalam air, dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan.
Sampai ada hasil pemeriksaan yang dapat diverifikasi, penyebab pasti perubahan warna air Sungai Cisangkuy dan Sungai Citarum belum dapat dipastikan. Karena itu, diperlukan keterbukaan informasi, pengawasan berkelanjutan, serta tindak lanjut nyata agar sungai tetap berfungsi sebagai sumber kehidupan dan bukan menjadi tempat pembuangan limbah. (RED)
Komentar
Posting Komentar